Budidaya ikan nila dengan
menggunakan pakan alami mulai dikembangkan di Desa Cangkringan, Kecamatan
Banyudono, Kabupaten Boyolali. Salah seorang pengurus kolam mengungkapkan
selain lumut, dirinya juga mengunakan pakan alami berupa lemna, sengaja
dibudidayakan sendiri di kolam terpisah. Hasilnya, pertumbuhan pakan alami
sangat pesat karena bisa terus tumbuh hingga seratus persen hanya dalam dua
hari saja. Keuntungan lainnya, air pada kolam tidak kotor akibat endapan pakan.
Air kolam tetap jernih, ini juga berpengaruh pada rasa ikan, dagingnya lebih
gurih dan warna ikan lebih bersinar
Untuk yang ingin membeli ikan
nila, diharap membawa perlengkapan lengkap untuk menangkap nila serta membawa
oksigen sendiri. Dan untuk ikan yang dipanen minimal satu kolam penangkaran
dimana satu kolam terdiri dari kurang lebih 30 ribu ekor ikan dan setiap kilo
harganya 25 ribu. Informasi lebih lengkap mengenai penjualan bisa menghubungi
Bapak Eko Nur Cahyo ( 081 393 051 917 )
Berikut merupakan kolam penangkaran ikan nila serta pakan organik yang berjenis wofia dan lemna
Seorang pekerja sedang membersihkan kolam dari rumput yang kering
Berikut merupakan kolam penangkaran ikan nila serta pakan organik yang berjenis wofia dan lemna
Seorang pekerja sedang membersihkan kolam dari rumput yang kering













0 komentar:
Posting Komentar